Suasana di Kelurahan Citrodiwangsan, Lumajang, mendadak tegang Selasa siang itu. Seorang pemilik motor, Hadi, mendapati dua orang sedang mengutak-atik kendaraannya yang diparkir di depan rumah. Tanpa pikir panjang, ia langsung bertindak.
"Waktu itu malingnya sudah berada di depan sini sedang mencoba merusak kunci," ujar Hadi.
Dari dalam rumah, ia melesat keluar. Sebuah tendangan diarahkannya ke salah satu pelaku. "Saya dari dalam langsung tendang malingnya tapi tidak sampai jatuh, hanya kunci T miliknya yang jatuh," lanjutnya.
Kedua pencuri itu pun kabur. Hadi tak tinggal diam, ia kejar mereka. Aksi kejar-kejaran pun terjadi di sekitar lokasi. Menurut pengakuannya, ini bukan pengalaman pertamanya. Tahun 2021 silam, motornya juga pernah raib di tempat yang sama.
Namun begitu, situasi berubah jadi lebih berbahaya saat pelaku terdesak. Dalam rekaman CCTV yang kemudian viral, terlihat jelas salah seorang pelaku tiba-tiba menghunus celurit. Senjata tajam itu diacungkannya, berusaha mengancam Hadi yang terus melawan.
"Terus saya kejar, sempat saya tendang jatuh lalu dia mengeluarkan celurit. Pelakunya dua orang," kenang Hadi.
Risiko jelas membesar. Tapi Hadi tetap berusaha menghalau mereka. Akhirnya, kedua pelaku itu kabur dengan tangan kosong. Untungnya, tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski begitu, warga sekitar tentu saja resah. Aksi nekat dengan senjata tajam di area permukiman bukanlah hal yang bisa dianggap sepele.
Menyikapi kejadian ini, Polres Lumajang langsung turun tangan. Mereka mengumpulkan bukti, termasuk rekaman CCTV yang jelas itu, untuk mengidentifikasi pelaku.
"Untuk yang di Klojen ini percobaan pencurian sepeda motor, sempat dipergoki warga dan mengeluarkan senjata tajam. Untuk identitas pelaku masih dalam penyelidikan," jelas Kasie Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Lapor segera jika ada aktivitas mencurigakan di lingkungan. Kejadian di Lumajang ini jadi pengingat bahwa ancaman bisa datang kapan saja, dan keberanian korban kali ini berhasil menggagalkan niat jahat mereka.
Artikel Terkait
PRIMA Serukan Kemenangan Pancasila Lewat Revolusi Ekonomi Kerakyatan di Hari Lahir ke-5 Partai
Misteri Sosok Pak Haji, Dermawan Tengah Malam yang Rutin Bagikan Uang ke Tuna Wisma Jakarta
Wakil Ketua MPR: Pancasila Harus Jadi Kompas Kebijakan di Tengah Ancaman Ekonomi Global
Proyek Galian PDAM di TB Simatupang Picu Kemacetan Panjang hingga Pasar Rebo