Bantuan sosial tahap kedua untuk tahun 2026 bakal segera cair. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, memastikan bahwa penyaluran kuartal II itu dijadwalkan mulai bergulir pada pertengahan April mendatang. Atau paling lambat, akhir bulan.
"Paling lambat di akhir bulan," tegas Gus Ipul saat ditemui di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Namun begitu, ia berharap prosesnya bisa lebih cepat. "Insyaallah minggu ketiga sudah bisa (disalurkan), insyaallah diupayakan. Ya insyaallah minggu ketiga proses, minggu keempat paling lambat sudah bisa disalurkan," ujarnya lagi dengan nada optimis.
Bantuan ini nantinya akan menjangkau sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh penjuru Indonesia. Cakupannya luas, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH) sampai Bantuan Pangan Non-Tunai atau BPNT.
"Kita disalurkan kepada kurang lebih 18 juta keluarga penerima manfaat, ya. 18 juta keluarga penerima manfaat untuk PKH dan untuk Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)," jelas Gus Ipul kepada para wartawan.
Soal cara penyalurannya, pemerintah menyiapkan dua skema. Yang pertama, langsung ke rekening penerima di bank-bank Himbara. Nah, buat masyarakat yang belum punya akses perbankan, penyaluran akan dilakukan lewat PT Pos Indonesia.
"Langsung dikirim ke penerima manfaat lewat rekening-rekening di bank-bank Himbara maupun lewat langsung lewat PT Pos," kata Mensos.
Artikel Terkait
OJK Ubah Aturan SLIK, Hanya Catat Pinjaman di Atas Rp1 Juta untuk Akselerasi KPR Subsidi
BYD Kuasai Lebih dari 60% Pasar Mobil Listrik Indonesia di Awal 2026
Dua Ormas Pemuda Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Terkait Ceramah Kontroversial
Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp497 Triliun, Tumbuh 7 Persen