Realisasi investasi Indonesia pada kuartal pertama tahun 2026 tercatat sebesar Rp497 triliun. Angka itu disampaikan langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani, dalam sebuah rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI, Senin lalu.
“Realisasi pada triwulan pertama ini kami bisa capai yaitu sebesar Rp497 triliun, yang berarti tumbuh 7 persen secara tahunan,” ujar Rosan.
Kalau dilihat dari target penuh tahun ini yang mencapai Rp2.041,3 triliun, capaian triwulan pertama itu baru sekitar 24,35 persen. Memang, di tengah situasi geopolitik global yang masih panas, angka itu bisa bikin was-was. Tapi Rosan justru terlihat optimis.
Dia yakin target akhir tahun masih bisa digapai. Alasannya? Menurutnya, peluang investasi di Indonesia tetap terbuka lebar. Bahkan, yang menarik, justru banyak investor dari kawasan Timur Tengah yang aktif mendekat.
“Kami pun secara aktif juga bertemu dengan para potensial investor itu dan mereka melihat Indonesia ini menjadi lebih menarik lagi karena salah satu kekuatan kita, kita selalu bisa menjaga (pertama mereka sampaikan) peace dan stabilitas,” jelasnya.
Artikel Terkait
Survei: 74,1 Persen Publik Puas dengan Kinerja Awal Pemerintahan Prabowo-Gibran
ASEAN Desak AS dan Iran Segera Kembali ke Meja Perundingan
Sunderland Tundukkan Tottenham 1-0 Berkat Gol Tunggal Mukiele
BI Perkuat Intervensi di Pasar Valas untuk Jaga Stabilitas Rupiah