Nah, uang yang disita itu diduga cuma sebagian kecil dari permintaan yang lebih besar. Asep menyebut, uang tersebut merupakan alokasi jatah dari permintaan Gatut ke salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) di wilayahnya. Dari penyelidikan, tim menemukan indikasi bahwa Gatut sudah terima uang sekitar Rp2,7 miliar dari permintaan awal yang mencapai Rp5 miliar. Selain uang dan dokumen, barang bukti elektronik juga turut diamankan.
Soal sepatu-sepatu mewah itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo punya keterangan tambahan. Harganya ternyata fantastis.
"Di mana 4 pasang sepatu ini informasinya, nilainya mencapai Rp129 juta," tutur Budi.
Singkatnya, malam itu KPK tidak hanya menangkap dua orang. Mereka juga membongkar pola transaksi yang melibatkan uang rakyat dan barang-barang mewah yang nilainya sulit dibayangkan rakyat biasa.
Artikel Terkait
Polisi Lampung Gerebek Tiga Gudang Solar Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp160 Miliar
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka Pemerasan Rp2,7 Miliar ke OPD
Harga BBM Pertamina April 2026 Tak Berubah, Ikuti Kebijakan Pemerintah
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka Pemerasan Rp5 Miliar