Di sisi lain, Presiden menegaskan bahwa semua langkah diplomatik ini tetap berpegang pada prinsip bebas aktif. Indonesia, katanya, membangun hubungan baik dengan siapa saja demi menciptakan stabilitas dan kerja sama yang saling menguntungkan.
Prabowo terlihat cukup optimis dengan posisi Indonesia. Di tengah ketidakpastian global yang mencemaskan banyak pihak, ia justru punya keyakinan lain.
“Saya percaya diri, tidak ada itu bagi saya ‘Indonesia gelap’. Indonesia cerah di saat banyak negara susah,” tegasnya.
Bahkan, ia menyebut Indonesia akan jadi salah satu tempat yang relatif aman jika na’uzubillah konflik global meluas.
“Kalau terjadi perang dunia ketiga, negara mana yang aman? Indonesia termasuk papan atas,” katanya mantap.
Pesan yang disampaikan Presiden dalam forum itu cukup jelas: setiap perjalanan dinasnya punya misi strategis. Dan untuk urusan mengamankan energi, tampaknya roda diplomasi akan terus berputar.
Artikel Terkait
Pemerintah dan Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman dan Biaya Turun Rp2 Juta
Pemerintah Jamin Biaya Haji 2026 Tak Naik Meski Ada Dampak Konflik Timur Tengah
Pemerintah Alokasikan Rp1,77 Triliun APBN untuk Tanggung Kenaikan Biaya Haji Akibat Lonjakan Avtur
Mensos Gus Ipul Uji Coba Mobil Listrik Hasil Undian Tak Terklaim untuk Operasional