Rabu pagi (8/4/2026) di Istana Negara, suasana sedikit berbeda. Saat menghadiri taklimat Presiden Prabowo Subianto, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul tiba dengan kendaraan yang tak biasa: sebuah mobil listrik. Ia datang bersama Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, yang juga menggunakan kendaraan serupa.
“Lagi uji coba sama Pak Wamen untuk menggunakan mobil listrik Sekolah Rakyat hari ini,” ujar Gus Ipul kepada para wartawan yang menunggu di kompleks istana. Rupanya, ini masih masa percobaan.
Lalu, dari mana asal mobil-mobil itu? Menurut Gus Ipul, kedua unit tersebut merupakan bagian dari operasional Sekolah Rakyat. Uniknya, mobil-mobil listrik ini berasal dari hasil undian yang entah mengapa tidak pernah diklaim oleh masyarakat yang menang.
“Ini mobil hasil undian tidak tertebak,” katanya sambil menjelaskan lebih lanjut.
Memang, aturan sudah jelas. Berdasarkan Permensos Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Undian Gratis Berhadiah, hadiah yang tak diambil oleh pemenangnya wajib diserahkan ke Kementerian Sosial. “Jadi kalau ada undian-undian yang dilakukan oleh banyak lembaga, jika tidak diambil oleh pemenangnya, itu biasanya diserahkan ke Kementerian Sosial,” jelas Gus Ipul.
Nah, soal penanganan hadiah-hadiah ‘telantar’ itu, ada dua jalur. Sebagian akan dilelang melalui Kementerian Keuangan. Sebagian lagi, ya dipakai sendiri untuk kepentingan operasional kementerian.
“Ada yang kita lelang lewat Kementerian Keuangan, ada yang kita gunakan sendiri untuk operasional. Nah ada dua mobil ini yang saya gunakan dengan Pak Wamen ini, yang diantaranya kita gunakan untuk operasional,” tuturnya.
Artikel Terkait
Pemerintah dan Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman dan Biaya Turun Rp2 Juta
Pemerintah Jamin Biaya Haji 2026 Tak Naik Meski Ada Dampak Konflik Timur Tengah
Pemerintah Alokasikan Rp1,77 Triliun APBN untuk Tanggung Kenaikan Biaya Haji Akibat Lonjakan Avtur
Presiden Prabowo Tegaskan Kunjungan Luar Negeri untuk Jamin Pasokan Minyak