Trump: Israel dan Iran Sepakat Tidak Saling Serang Selama Seminggu

- Selasa, 09 Juni 2026 | 14:40 WIB
Trump: Israel dan Iran Sepakat Tidak Saling Serang Selama Seminggu

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Israel dan Iran telah sepakat untuk tidak saling menyerang dalam jangka waktu setidaknya satu pekan ke depan. Pernyataan ini disampaikan Trump di hadapan wartawan, merujuk pada eskalasi militer yang baru saja terjadi antara kedua negara.

Menurut Trump, kesepakatan informal tersebut muncul setelah ia melakukan percakapan telepon dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. "Kami melakukan percakapan yang sangat baik. Ia terkena serangan, dan ia merespons. Oleh karena itu, saya tidak bisa menyalahkannya," ujar Trump kepada wartawan, sebagaimana dilansir dari Al Jazeera pada Selasa (9/6/2026).

"Tetapi sekarang mereka telah berhenti. Jadi mereka akan saling membiarkan selama sekitar satu pekan atau lebih," lanjutnya.

Kedua negara diketahui saling melancarkan serangan pada Minggu dan Senin lalu. Tindakan militer ini dipicu oleh serangan Tel Aviv terhadap ibu kota Lebanon, Beirut. Iran, yang berkomitmen untuk membela sekutunya di Lebanon, kelompok militan Hizbullah, langsung merespons dengan aksi militer. Di sisi lain, Israel berargumen bahwa Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata yang telah disepakati antara Teheran dengan Washington dan Tel Aviv.

Sementara itu, Israel tetap melancarkan serangan ke Lebanon pada akhir pekan lalu meskipun telah diminta menahan diri oleh Trump. Presiden AS tersebut khawatir bahwa aksi militer Israel dapat mengancam prospek perjanjian damai yang tengah dirundingkan dengan Iran.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar