Prabowo Beri Tenggat Satu Minggu untuk Cabut Izin Tambang Ilegal

- Rabu, 08 April 2026 | 20:20 WIB
Prabowo Beri Tenggat Satu Minggu untuk Cabut Izin Tambang Ilegal

Di sisi lain, dalam forum itu pula Prabowo langsung menanyai Bahlil soal tenggat waktu. Sang Menteri menjawab butuh dua minggu. Namun, bagi Prabowo, waktu itu terasa terlalu lama.

"Evaluasi segera. Berapa hari laporan kembali ke saya? Dua minggu? Enak aja dua minggu," sahutnya tak sepakat.

Dia kemudian mematok deadline yang lebih singkat. "Satu minggu kita cabut semua IUP, prinsip-prinsip yang nggak beres," perintahnya tanpa basa-basi.

Inti dari semua ini, seperti ditegaskan Prabowo, adalah mengembalikan kedaulatan. Pencabutan izin tambang bermasalah bertujuan memastikan pengelolaan sumber daya alam benar-benar untuk negara dan rakyat. "Harus di tangan negara. Dan kita bisa nanti memperkuat institusi-institusi kita," tambahnya menutup pernyataan.

Suasana di ruang taklimat itu digambarkan serius. Perintah presiden kali ini terdengar lugas dan penuh desakan, mencerminkan urgensi persoalan yang dihadapi.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar