TVRINews – Tanah Datar
Rabu pagi itu, 8 April 2026, suasana di depan Mako Polres Tanah Datar tampak berbeda. Bukan sekadar lalu-lalang kendaraan biasa, melainkan ada razia kelengkapan berkendara yang sedang berlangsung. Uniknya, operasi ini tak cuma menyasar pengendara dari kalangan masyarakat. Para anggota polisi sendiri yang hendak berangkat tugas pun ikut diperiksa ketat.
Pimpinan razia dipegang langsung oleh Wakapolres, Kompol Iman Khalid Hari Mardono. Dia didampingi personel dari Sat Lantas dan Sie Propam. Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan aturan lalu lintas ditegakkan secara adil dan menyeluruh. “Sebelum menuntut ketertiban masyarakat, kita harus jadi teladan dulu,” begitu prinsip yang dipegang.
“Kegiatan ini sekaligus jadi evaluasi internal buat personel kami. Intinya, kami mau seluruh anggota Polres Tanah Datar ini bisa jadi contoh nyata dalam hal tertib berlalu lintas,”
ujar Kompol Iman di sela-sela pengawasan.
Pemeriksaan dilakukan dengan cukup detail. Mulai dari helm berlabel SNI, kelengkapan surat seperti SIM dan STNK, sampai hal-hal teknis seperti spion, plat nomor, dan kondisi knalpot. Semua dicek, tidak ada yang dilewatkan.
Nah, yang menarik, aturan ini berlaku sama untuk semua. Personel yang kedapatan melanggar atau kurang lengkap perlengkapannya tak akan dibiarkan begitu saja. Mereka akan kena tindakan disiplin, persis seperti warga sipil yang melintas. Tidak ada kata “titel” atau “jabatan” yang bisa jadi alasan untuk lolos.
“Tidak ada pengecualian. Baik masyarakat maupun anggota, kalau melanggar ya kami tindak. Ini soal konsistensi kami membangun budaya tertib di jalan,” tegas Kompol Iman lagi.
Harapannya jelas. Selain mendongkrak kesadaran keselamatan berkendara, operasi seperti ini diyakini bisa menguatkan integritas institusi di mata publik. Polisi bukan cuma pengawas, tapi juga bagian dari masyarakat yang taat hukum. Sebuah langkah kecil yang barangkali bisa memberi efek besar.
Penulis: Tio Furqan Pratama | Editor: Redaksi TVRINews
Artikel Terkait
Menlu Sugiono Desak Reformasi PBB agar Tak Kehilangan Relevansi di Tengah Konflik Global dan Krisis Iklim
Perdebatan di Blok M Berujung Maut, WNA Brunei Tewas Usai Dipukul Botol oleh Figur Publik Woodyrman
Samsung Galaxy A26 5G Resmi di Indonesia, Tawarkan Layar 120Hz dan Fitur AI di Kelas Menengah
Kemenag Sesalkan Pembubaran Ibadah di Gereja Bantul, Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku