“Dia bilang ke saya, ‘Bang jangan-jangan nanti saya dilaporkan urusan Rp5 miliar oleh Pak JK’,” kata Razman menirukan. “‘Coba abang lihat, itu ada video beredar suara saya. Padahal bukan saya, tapi AI’.”
Dan dugaan itu ternyata benar. Pihak JK memang mengambil langkah hukum.
Namun begitu, Razman punya kegelisahan lain. Ia khawatir kasus ini justru akan melebar tak karuan. Fokus pada substansi masalah, yakni persoalan ijazah, bisa-bisa hilang sama sekali.
“Terlepas ada atau tidak suara itu,” ucap Razman dengan nada prihatin, “kasus ini makin melebar kemana-mana. Akibatnya, substantif masalahnya berkurang dan kita tidak akan dapat kepastian hukum.”
Kekhawatirannya jelas: polemik ini berpotensi tenggelam dalam hiruk-pikuk yang tidak perlu.
Artikel Terkait
BPUD Geber Konsolidasi 15 BUMN Logistik, Target Rampung dalam Sebulan
Amar Bank Catat Laba Tertinggi Rp249,6 Miliar di 2025, Kredit Tumbuh 35,7%
Proyeksi Laba Operasional Samsung Kuartal I-2026 Tembus Rp650 Triliun, Dipicu Demam AI
Roy Suryo Dukung Pelaporan Rismon, Minta Polisi Usut Video Tudingan Dana JK untuk Isu Ijazah Jokowi