Kecelakaan Lalu Lintas di Pangkalpinang Didominasi Faktor Kelalaian Pengemudi

- Selasa, 07 April 2026 | 23:15 WIB
Kecelakaan Lalu Lintas di Pangkalpinang Didominasi Faktor Kelalaian Pengemudi

Eko Septianto Rasyim


PANGKALPINANG Jalanan di wilayah hukum Polresta Pangkalpinang masih menyimpan catatan kelam. Angka kecelakaan lalu lintas di sini terpantau tinggi, dan polisi punya analisisnya: sebagian besar insiden nahas itu bersumber dari kesalahan manusia belaka.

Rupanya, banyak pengemudi yang memaksakan diri. Mereka berkendara dalam keadaan lelah, konsentrasi buyar, sehingga gagal mengambil langkah antisipasi saat situasi darurat muncul. Begitulah gambaran yang diungkapkan Aiptu Agung Dwiyanto dari Sat Lantas Polresta setempat.

“Intinya, kecelakaan terjadi karena kelalaian pengemudi. Mereka tidak bisa mengendalikan kendaraan dengan baik,” ujar Agung, Selasa (7/4/2026), saat membeberkan hasil evaluasi.

Data triwulan pertama tahun ini cukup mencengangkan. Tercatat 39 kasus kecelakaan lalu lintas. Angkanya mungkin tak terlihat fantastis, tapi dampaknya sungguh memilukan.

Tujuh nyawa melayang. Sebelas orang luka berat, dan tiga puluh satu lainnya mengalami cedera ringan. Belum lagi kerugian materinya, yang menurut hitungan kepolisian sudah menembus angka Rp135,7 juta.

Di sisi lain, operasi pengamanan arus mudik Lebaran, Operasi Ketupat Menumbing 2026, juga tak luput dari insiden. Ada empat kasus kecelakaan yang tercatat. Meski tak ada korban jiwa, kerugian harta benda yang ditimbulkan mencapai Rp77,5 juta.

Melihat rentetan data itu, imbauan dari kepolisian terdengar semakin mendesak. Mereka mengingatkan semua pengguna jalan untuk lebih waspada. Patuhi rambu, utamakan keselamatan, dan yang paling sederhana: berhentilah jika kantuk atau lelah mulai menyerang. Nyawa taruhannya.


Editor: Redaksi

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar