Menteri Trenggono Soroti Dampak Konflik Timur Tengah dan El Nino pada Perikanan Nasional

- Selasa, 07 April 2026 | 13:11 WIB
Menteri Trenggono Soroti Dampak Konflik Timur Tengah dan El Nino pada Perikanan Nasional

Trenggono lantas menyoroti fenomena 'Godzilla' El Nino yang diprediksi BRIN akan melanda periode April hingga Oktober 2026. Cuaca ekstrem ini bukan main-main. Ia bisa merusak ekosistem pesisir, memicu wabah penyakit pada budidaya, dan bahkan mempercepat degradasi ekosistem karbon biru. Kalau itu terjadi, emisi karbon bisa melonjak signifikan.

"Situasi ini punya dua sisi. Di satu sisi jadi tantangan berat yang harus diwaspadai, tapi di sisi lain juga membawa peluang yang harus dicermati," tambahnya.

Di tengah segala tantangan itu, ada kabar baik yang patut dicatat. Trenggono menyebut kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional masih cukup tangguh. Produksi secara konsisten naik dengan pertumbuhan rata-rata sekitar 3,8%.

"Pada tahun 2025, produksi kita mencapai 26,25 juta ton. Ini capaian tertinggi," jelasnya.

Angka itu terdiri dari 11,65 juta ton rumput laut, 7,85 juta ton hasil tangkapan, dan 6,75 juta ton dari budidaya. Sebuah pencapaian yang, di tengah gejolak global dan ancaman alam, tetap menunjukkan ketahanan sektor ini.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags