Lebih dari 750 Sekolah Iran Rusak, 310 Siswa dan Guru Tewas dalam Serangan AS-Israel

- Selasa, 07 April 2026 | 19:20 WIB
Lebih dari 750 Sekolah Iran Rusak, 310 Siswa dan Guru Tewas dalam Serangan AS-Israel

Lebih dari 750 sekolah di Iran rusak akibat gempuran serangan. Menteri Pendidikan Alireza Kazemi, dalam sebuah wawancara televisi Senin malam, mengungkapkan angka itu sambil menyebut korban jiwa yang tak kalah tragis: sedikitnya 310 siswa dan guru tewas.

Menurut Kazemi, lebih dari 210 orang lainnya juga mengalami luka-luka. Rentetan serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel itu telah berlangsung sejak akhir Februari lalu.

"Sekitar 900 unit pendidikan dan administrasi, serta fasilitas perkemahan dan olahraga, telah rusak atau hancur," ujar Kazemi.

Dia menekankan, dari total kerusakan yang ada, sebanyak 750 di antaranya adalah sekolah. Pernyataan resminya itu dilaporkan oleh Press TV, Selasa (7/4/2026).

Memang, situasi di Timur Tengah memanas drastis dalam beberapa pekan terakhir. Pemicunya adalah serangan skala besar AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan itu diklaim telah menewaskan sedikitnya 1.340 orang di Iran, termasuk Ayatollah Ali Khamenei yang sebelumnya memimpin negara itu.

Teheran pun tak tinggal diam. Mereka membalas dengan gelombang serangan rudal dan drone, menyasar Israel serta sejumlah negara Teluk yang dianggap menampung aset militer AS.

Namun begitu, serangan dari pihak AS dan Israel tampaknya belum berhenti. Sasaran mereka beragam, mulai dari fasilitas nuklir yang strategis hingga bangunan-bangunan sipil seperti sekolah dan rumah sakit. Kerusakan infrastruktur pendidikan, seperti yang dijelaskan Kazemi, hanyalah satu fragmen dari gambaran kehancuran yang lebih luas.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar