Presiden Iran Klaim 14 Juta Warga Siap Berkorban, Muncul Kekhawatiran Rekrutmen Anak

- Selasa, 07 April 2026 | 19:15 WIB
Presiden Iran Klaim 14 Juta Warga Siap Berkorban, Muncul Kekhawatiran Rekrutmen Anak

Teheran – Di tengah ketegangan regional yang makin memanas, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengklaim telah terjadi mobilisasi massal di dalam negeri. Sentimen nasionalisme, katanya, sedang meluap.

Lewat sebuah pernyataan resmi pada Selasa, 7 April 2026, Pezeshkian menyebut angka yang fantastis: lebih dari 14 juta warga Iran konon siap berkorban untuk mempertahankan kedaulatan negara mereka. Klaim ini dia sampaikan melalui unggahan di platform X.

Unggahan itu disertai sebuah foto dirinya. Namun begitu, tidak ada data statistik resmi yang dirilis untuk membuktikan angka tersebut di negara berpenduduk sekitar 90 juta jiwa ini.

Narasi ini muncul persis ketika ancaman invasi darat oleh pihak asing terus mengemuka. Media pemerintah setempat pun ikut menggaungkan laporan bahwa jutaan relawan sudah siap dimobilisasi jika Amerika Serikat dan Israel benar-benar menyerang.

Angka yang Membengkak dan Kekhawatiran Global

Menariknya, angka 14 juta yang disebut Pezeshkian itu dua kali lipat lebih besar dari klaim pejabat tinggi Iran lainnya. Awal April lalu, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf ‘hanya’ menyebut 7 juta relawan dalam kampanye nasional bersenjata.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar