Di sisi lain, pihak pengelola dapur di lapangan mengaku kaget dengan aksi penagihan ini. Ahmad Munafarid, Asisten Lapangan SPPG Protomulyo, mengaku tidak paham detail kendala di tingkat koperasi.
jelas Ahmad.
Lantas, kemana larinya dana itu? Badan Gizi Nasional (BGN) turun tangan. M. Faris Maulana, Korwil BGN Kendal, menegaskan satu hal: pemerintah tidak pernah telat mencairkan dana.
tandas Faris saat dihubungi terpisah.
Jadi, masalahnya kini bergeser. Antara supplier yang meradang, pengelola yang bingung, dan koperasi yang menjadi titik tengah sorotan. Ratusan juta rupiah itu entah masih tersangkut di mana, sementara para pemasok hanya bisa menunggu dengan harap-harap cemas.
Artikel Terkait
Antonio Conte Buka Peluang Kembali Tangani Timnas Italia
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jabodetabek Siang-Sore Ini
Menteri Keuangan Akui Desain Coretax yang Sulit Picu Maraknya Joki Pajak
Ronaldo Diduga Ucapkan Bismillah Sebelum Eksekusi Penalti, Tuai Sorotan