Industri Plastik Berinovasi Cari Formula Baru Imbas Gangguan Pasokan Global

- Minggu, 05 April 2026 | 20:40 WIB
Industri Plastik Berinovasi Cari Formula Baru Imbas Gangguan Pasokan Global

Ia juga menyoroti soal LPG. Selama ini LPG lebih dilihat sebagai sumber energi, sehingga dikenai bea masuk. Padahal, menurutnya, material ini sangat mungkin dijadikan bahan baku alternatif untuk industri petrokimia.

"Karena itu kami berharap pemerintah dapat mengkaji ulang kebijakan terkait penggunaan LPG atau propana sebagai bahan baku," tutur Fajar.

Dampak dari semua penyesuaian ini, tentu saja, akan merambat ke seluruh rantai. Mulai dari produsen besar hingga pedagang kecil di pasar tradisional akan merasakan efeknya. Fajar pun tak menampik bahwa harga produk plastik di pasaran berpotensi naik setelah Lebaran nanti.

Tapi ia melihatnya sebagai sebuah penyesuaian yang wajar. Pasar akan mencari titik keseimbangan barunya sendiri.

"Yang jelas harga akan menemukan keseimbangan baru. Tidak mungkin kembali seperti sebelum krisis akibat perang ini," pungkasnya.

Jadi, situasi sulit ini rupanya memicu kreativitas. Industri plastik kita dipaksa berbenah, mencari cara agar tetap bisa bernapas di tengah gejolak pasokan global.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar