Presiden AS Donald Trump jelas-jelas enggan membahas detail operasi penyelamatan di Iran. Hal ini ia sampaikan menanggapi jatuhnya sebuah jet tempur AS di wilayah konflik. Dalam wawancara dengan NBC News, ia terlihat kesal dengan pemberitaan media yang menurutnya mengobrak-abrik misi yang sangat sensitif.
“Tidak, sama sekali tidak. Tidak, ini perang. Kita sedang berperang,”
begitu katanya tegas ketika ditanya apakah insiden ini bakal mempengaruhi jalannya negosiasi dengan Iran.
Menurut informasi yang beredar, satu awak dari pesawat F-15E yang ditembak jatuh itu sudah berhasil diselamatkan. Sayangnya, nasib awak kedua masih jadi misteri. Operasi pencarian masih terus digenjot, meski medannya sulit. Rekaman video dari media pemerintah Iran sendiri memperlihatkan pesawat dan helikopter penyelamatan, seperti HC-130 dan HH-60, beraktivitas di langit Iran pasca-insiden.
Insiden ini bukan yang pertama di hari Jumat yang kelam itu. Media juga melaporkan pesawat tempur AS kedua jatuh di perairan Teluk Persia. Kabar baiknya, pilot tunggalnya berhasil dievakuasi dengan selamat. Kejadian penembakan jet AS oleh Iran ini disebut-sebut sebagai yang pertama sejak perang berkecamuk mulai akhir Februari lalu.
Artikel Terkait
Justin Hubner Terancam Izin Kerja di Belanda Meski Berstatus Homegrown di Inggris
Min Aung Hlaing Resmi Dilantik sebagai Presiden Myanmar Setelah Lima Tahun Berkuasa
Iran Lancarkan Serangan Rudal Besar-besaran, Hantam Israel dari Negev hingga Tel Aviv
Iran Tolak Proposal Gencatan Senjata 48 Jam dari AS, Tuntut Perdamaian Permanen