Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Diberi Penghormatan Terakhir oleh UNIFIL

- Jumat, 03 April 2026 | 13:40 WIB
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Diberi Penghormatan Terakhir oleh UNIFIL

Abagnara juga punya pesan khusus untuk keluarga yang ditinggalkan. Rasa sakit kehilangan mungkin tak terobati, tapi ia menegaskan satu hal.

“Tidak ada kata-kata yang dapat menghilangkan rasa sakit Anda. Tetapi ketahuilah ini, mereka tidak dilupakan. Mereka akan tetap menjadi bagian dari misi ini, bagian dari kita semua,” tegasnya.

Upacara itu sendiri dihadiri banyak tokoh penting. Mulai dari Wakil Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon Imran Riza, perwakilan Menteri Pertahanan Lebanon Brigjen Firas Tarchichi, hingga Duta Besar Indonesia untuk Lebanon, Dicky Komar. Kontingen Indonesia di UNIFIL juga hadir memberikan penghormatan.

Kronologi kesedihan ini bermula pada 29 Maret. Saat itu, Praka Farizal Rhomadhon gugur akibat ledakan proyektil di pos UNIFIL dekat Adchit Al Qusayr. Ledakan itu tak hanya merenggut nyawanya, tapi juga melukai tiga prajurit Indonesia lain satu di antaranya dalam kondisi yang sangat kritis.

Belum lagi duka itu mereda, tragedi kedua menyusul. Keesokan harinya, 30 Maret, Kapten Zulmi dan Sertu Muhammad Nur Ichwan juga gugur. Kendaraan yang mereka tumpangi terkena bom di dekat Bani Hayyan. Dua prajurit lainnya turut menjadi korban dalam insiden memilukan itu.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar