Di sisi lain, BMKG mencatat gempa terjadi tepat pada pukul 05.48 WIB. Pusatnya berada di kedalaman sekitar 62 kilometer. Badan ini juga mengeluarkan peringatan potensi tsunami, meski menekankan bahwa data yang ada masih bersifat sementara dan bisa berubah.
"Informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG dalam keterangannya. Intinya, situasi masih perlu dipantau dengan saksama.
Hingga saat ini, belum ada kabar resmi mengenai korban jiwa. Tim gabungan dari aparat dan pemerintah daerah masih turun ke lokasi untuk mendata kerusakan dan memastikan keselamatan warga. Imbauannya tetap sama: masyarakat diminta tenang, namun waspada, dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Suasana di Ternate pagi itu pastinya mencekam. Gempa yang datang tiba-tiba, diikuti desas-desus tsunami, membuat warga memilih menyelamatkan diri ke bukit. Sekarang, mereka menunggu kepastian apakah sudah aman untuk pulang.
Artikel Terkait
Prabowo Tunjukkan Finger Heart dengan Idola K-Pop di Tengah Perkuat Kemitraan Strategis dengan Korsel
Microsoft Investasikan Rp94 Triliun untuk Cloud dan AI di Singapura
PMI Manufaktur Indonesia Anjlok ke 50,1, Hampir Stagnan di Maret 2026
Harga Sembako Ramadan 2026 Turun Dibanding Tahun Lalu, Daya Beli Konsumen Terjaga