Namun begitu, kesiapan operasional juga memegang peranan krusial. Kemenhub bersama berbagai pihak gencar melakukan pengawasan ketat. Mulai dari ramp check kendaraan, pengendalian operasional, sampai pemantauan di titik-titik rawan macet. Tujuannya satu: memastikan perjalanan mudik lancar dan aman.
Dudy punya harapan besar. Peningkatan ini bukan cuma untuk mengurangi kemacetan di jalur mudik saat itu saja, tapi juga mengubah kebiasaan masyarakat dalam jangka panjang. Ketergantungan pada kendaraan pribadi perlahan bisa dikikis.
Tapi, tentu ada tantangannya. Lonjakan penumpang yang signifikan ini harus diimbangi dengan layanan yang bagus. Jangan sampai niat baik masyarakat pupus karena ketidaknyamanan di perjalanan.
"Kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar layanan transportasi publik semakin andal dan menjadi pilihan utama masyarakat,"
tegasnya.
Jadi, momentum positif ini memang patut disyukuri. Tapi pekerjaan rumahnya masih panjang. Yang jelas, langkah awal untuk membuat angkutan umum jadi pilihan pertama sudah terlihat.
Artikel Terkait
Kebakaran Hanguskan Pabrik Helm di Bogor, Diduga Akibat Korsleting
Videografer Ditahan atas Kasus Proyek Video Desa, DPR Desak Pertimbangan Keadilan Substantif
Pemprov DKI Siap Terapkan WFH Satu Hari Seminggu untuk Hemat Energi
Bank bjb dan Pemda Jabar Salurkan Rp 700 Miliar untuk Perbaiki 35.000 Rumah Tidak Layak Huni