Perdagangan saham hari Senin (30/3) ditutup dengan sebuah kejutan. IHSG yang sempat terpuruk dalam, berhasil bangkit dan mengakhiri sesi sore di dekat level 7.100. Sebuah rebound yang cukup signifikan, memotong kerugian yang terjadi lebih awal.
Bayangkan, di sesi pagi indeks bahkan sempat terjun bebas ke bawah 7.000. Tapi suasana berubah. Pada penutupan, IHSG hanya tercatat melemah tipis 0,08% ke posisi 7.091. Pergerakannya pun cukup dramatis, berkisar antara 6.945 hingga 7.104, dan bahkan sempat menyentuh wilayah hijau sesaat sebelum bel berakhir.
Kalau dilihat dari indeks lainnya, gambarnya beragam. IDQ30 dan LQ45 sama-sama merah, turun 0,59% dan 0,21%. Di sisi lain, performa saham syariah justru bersinar. Indeks JII dan ISSI melesat cukup kencang, masing-masing 1,6% dan 1,1%.
Aktivitas perdagangan terbilang sibuk. Nilai transaksi di pasar reguler mencapai Rp13,38 triliun. Sekitar 251 juta lot saham berpindah tangan dalam 1,7 juta kali frekuensi perdagangan.
Lalu, siapa yang menahan laju indeks? Ternyata, saham-saham perbankan jadi pemberat utama. BBCA anjlok 3,7% ke level Rp6.450. Saham-saham Himbara seperti BMRI dan BBRI juga kompak melemah, menambah tekanan.
Secara sektoral, pelemahan paling dalam datang dari FINANCE yang merosot 1,2%. BASIC INDUSTRY dan PROPERTY ikut tertekan, masing-masing turun 0,8% dan 0,5%. Namun begitu, ada sektor yang justru menjadi penyelamat. ENERGY melejit 2,2% dan TECHNOLOGY tak kalah perkasa, menguat 1,4%.
Nah, soal saham individu, ada beberapa yang jadi bintang. ELPI melonjak 15,3% ke Rp2.150. PRDA juga perkasa, naik 14,5%. Tak ketinggalan, MSIN meroket 12,5%.
Tentu, ada juga yang hari ini terpuruk. ASSA tercatat sebagai salah satu top loser dengan penurunan 9,8%. HRTA dan ALII juga ikut terperosok, masing-masing melemah 7,9% dan 6,1%.
Begitulah suasana bursa hari ini. Sebuah sesi dengan ketegangan dan kejutan yang berakhir dengan napas lega, meski tipis.
Artikel Terkait
Pabrik Amonia Banggai Kembali Beroperasi Penuh Usai Pemeliharaan Terjadwal
BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50 Persen dan Beri Insentif Baru untuk Tarik Arus Modal Asing
SOFA Akuisisi 10 Persen Saham Perusahaan Pengelola Sampah Energi Milik Zhejiang Weiming
Jababeka Bagikan Dividen Rp42,31 Miliar, Setara Rp2 per Saham