“Sama regu yang blok B menyatakan bahwa beliau kondisinya kurang fit,” ungkap Aris. “Tapi beliau tetap berangkat untuk melaksanakan kerja.”
Keterangan soal kelelahan itu juga ditegaskan oleh Humas Polresta. Anton Budi Susilo menduga itu jadi pemicu utama. “Karena beliaunya diduga kelelahan dan mungkin sakit,” jelasnya.
Sejak operasi dimulai pada 13 Maret, Noer Ali disebut sangat aktif. Sebagai Kapospam, kehadirannya di lokasi hampir tak pernah absen.
“Beliau datang setiap hari,” kata Anton. “Dari tanggal 13 Maret sampai saat ini, 25 Maret 2026. Indikasi mungkin kelelahan.”
Sebuah pengabdian yang berakhir dengan cara yang tak terduga, di tengah kesibukan mengamankan arus mudik.
Artikel Terkait
Pemerintah Pertimbangkan Relaksasi Produksi Batu Bara dan Nikel Secara Terukur
Jasad Pria yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Terkubur di Lahan Kosong Cikeas
Arus Balik Lebaran 2026: Kedatangan Penumpang di Stasiun Jakarta Capai 52.471 Orang
OJK Prediksi Dua hingga Tiga Bank Naik Kelas ke KBMI 4 pada 2026