Di sisi lain, briefing tersebut juga mengangkat insiden tenggelamnya kapal Iran, IRIS Dena, di perairan dekat Sri Lanka. Menurut sang Duta Besar, kapal itu menjadi sasaran kapal selam AS. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan kemanusiaan yang diberikan pemerintah Sri Lanka kepada awak dan kadet yang selamat.
Delkhosh menjelaskan, IRIS Dena sedang berada di wilayah itu untuk kunjungan persahabatan. Mereka baru saja menyelesaikan latihan angkatan laut multinasional di India. Kapal sama sekali tidak dalam kondisi siaga tempur ketika serangan terjadi.
Jadi, tawaran minyak ini bukan datang tiba-tiba. Ada nuansa balas budi di dalamnya, meski tentu saja dibalut dengan diplomasi yang runcing. Situasinya rumit, tapi dialog antara kedua negara tetap mengalir.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026 Padati Jalur Pantura Cirebon dan Nagreg Bandung
Arus Balik Lebaran 2026 Lancar, Bakauheni Siapkan Enam Kapal Tambahan
JTT Terapkan Contra Flow di Tol Jakarta-Cikampek untuk Antisipasi Arus Balik
Korlantas Terapkan Sistem One-Way Lokal di Ruas Tol Semarang-Solo untuk Antisipasi Kemacetan