Sampah dan Hujan Deras Picu Banjir di Tol Jagorawi Saat Arus Mudik

- Senin, 23 Maret 2026 | 08:15 WIB
Sampah dan Hujan Deras Picu Banjir di Tol Jagorawi Saat Arus Mudik

Banjir kembali menggenangi Tol Jagorawi saat perayaan Idulfitri kemarin. Kali ini, ruas KM 12 800 hingga KM 12 600 arah Jakarta yang terendam. Menurut laporan, air mulai merendam jalan sejak pukul empat setengah sore, Sabtu (21/3).

Widiyatmiko Nursejati, Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, punya penjelasan. Menurutnya, biang keroknya sederhana: tumpukan sampah.

"Diduga terjadi akibat banyaknya sampah yang menumpuk dari saluran warga di sisi luar jalan tol. Sampah ini kemudian menutup inlet saluran sehingga menghambat aliran air,"

ujarnya dalam keterangan resmi Minggu (22/3).

Namun begitu, sampah bukan satu-satunya masalah. Situasi makin runyam karena debit air yang melimpah dari kawasan permukiman sekitar. Aliran deras itu membanjiri saluran drainase di jalur A arah Bogor, jauh melebihi kapasitasnya. Akibatnya? Air balik arah dan memenuhi crossing ke jalur B menuju Jakarta.

"Menyebabkan limpasan air ke badan jalan disepanjang KM 12 600 sd KM 12 400 B,"

tambah Widiyatmiko.

Petugas di lapangan langsung bergerak cepat. Mereka membersihkan sampah yang menyumbat sambil mengatur arus lalu lintas. Dua lajur lajur 1 dan 2 terpaksa ditutup sementara untuk keamanan. Upaya itu membuahkan hasil. Sekitar pukul tujuh lebih sembilan menit malam, genangan air sudah bisa diatasi dan semua lajur dibuka kembali untuk kendaraan.

Jasa Marga tentu tak ingin kejadian serupa terulang. Mereka berencana membangun tanggul sepanjang 300 meter di lokasi kejadian sebagai solusi jangka panjang.

Di sisi lain, masalah lain muncul tak jauh dari sana. Luapan Kali sempat membuat rest area KM 10 arah Bogor kebanjiran juga. Pompa air bersih yang rusak memaksa penutupan sementara area itu mulai pukul 19.45 WIB.

Rest area akhirnya dibuka kembali sekitar satu jam kemudian. Meski begitu, ada yang masih ditahan.

"Pukul 20.40 WIB, TIP KM 10 kembali dibuka namun penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui SPBU masih dihentikan sementara waktu untuk memastikan kualitas BBM dan keberfungsian peralatan,"

jelas Widiyatmiko menutup penjelasannya.

Jadi, libur panjang lebaran kali ini diwarnai kerja keras petugas tol mengatasi banjir yang dipicu kombinasi sampah warga dan hujan deras.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar