Iran Ancam Serang Infrastruktur Energi Regional Balas Ultimatum Trump

- Senin, 23 Maret 2026 | 07:40 WIB
Iran Ancam Serang Infrastruktur Energi Regional Balas Ultimatum Trump

Ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menghancurkan pembangkit listrik Iran ternyata memicu reaksi keras. Balasan dari Teheran datang dengan nada yang tak kalah sengit: mereka akan membalas dengan menyerang lokasi-lokasi energi di seluruh Timur Tengah.

“Setelah pembangkit listrik dan infrastruktur di negara kita menjadi sasaran, infrastruktur energi dan minyak di seluruh wilayah akan dianggap sebagai sasaran yang sah dan akan dihancurkan secara permanen,” tegas Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, lewat sebuah postingan di X, Minggu lalu.

Peringatan itu jelas. Kalau fasilitas mereka diserang, maka infrastruktur regional bakal jadi target balasan. Ghalibaf juga menyebut, langkah semacam itu akan mendongkrak harga minyak untuk waktu yang sangat lama.

Semua ini berawal dari ultimatum Trump di hari Sabtu. Dia memberi waktu 48 jam pada Iran untuk membuka Selat Hormuz. Jika tidak, AS akan menghancurkan pembangkit listrik mereka.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar