Siang itu, Minggu (22/3), suasana mudik masih terasa kental di Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ). Tepat di hari kedua Lebaran 1447 H, antrean kendaraan memanjang tak karuan. Arah Cikampek macet total panjangnya mencapai 9 kilometer!
Menurut pantauan Jasa Marga sekitar pukul dua siang, kemacetan parah itu terpusat di dua titik. Pertama, dari Cikarang Pusat KM 37 sampai KM 40. Tiga kilometer itu penuh dengan mobil yang merayap pelan. Namun begitu, kepadatan tak berhenti di situ.
Rupanya, antrean menyambung lagi di titik berikutnya: dari Karawang Barat KM 41 hingga KM 47. Enam kilometer berikutnya ikut tersendat. Kalau dijumlah, ya totalnya jadi sembilan kilometer antrean yang bikin frustrasi.
"Jalan Layang MBZ Cikarang Pusat KM 37 - Cikarang Pusat KM 40 padat, kepadatan volume lalin. Karawang Barat KM 41 - KM 47 arah Cikampek padat,"
Begitu laporan resmi Jasa Marga yang dibagikan lewat akun X mereka. Penyebabnya jelas: volume kendaraan melonjak drastis. Arus balik pemudang sepertinya sudah mulai bergerak massal.
Di sisi lain, kondisi justru sangat berbeda di jalur lawan arah. Menurut laporan yang sama, arus dari Karawang menuju Jakarta melewati Cikarang, Tambun, hingga Cikunir terpantau lancar jaya. Tidak ada hambatan berarti.
"Jalan Layang MBZ Karawang - Cikarang - Tambun - Cikunir lancar,"
Jadi, sementara satu arah seperti parkir panjang, arah sebaliknya justru lengang. Sebuah kontras yang sering terlihat di hari-hari puncak arus mudik seperti ini. Lalu lintas memang selalu punya cerita dua wajah.
Artikel Terkait
OJK Tegaskan Bank Tak Wajib Salurkan Kredit ke Program Prioritas Pemerintah
Pemerintah Terbitkan Inpres Penyelamatan Gajah Sumatra dan Kalimantan, Dua Izin Perusahaan Dicabut
Kemensos Percepat Digitalisasi Bansos Gandeng Dewan Ekonomi Nasional demi Tepat Sasaran
Normalisasi Kali Ciliwung Baru 52 Persen, AHY Soroti Pembebasan Lahan dan Bangunan Liar