Estimasi Pajak Tahunan Honda Vario 125 Street di Jakarta Capai Rp 369 Ribu pada 2026

- Minggu, 22 Maret 2026 | 08:30 WIB
Estimasi Pajak Tahunan Honda Vario 125 Street di Jakarta Capai Rp 369 Ribu pada 2026

Di tengah hiruk-pikuk lalu lintas kota, skuter matic 125 cc seperti Honda Vario Street 125 masih jadi pilihan utama banyak orang. Kenyataannya, segmen inilah yang menyumbang penjualan motor terbesar di Indonesia. Alasannya sederhana: mobilitas yang mudah dan biaya operasional yang ringan di kantong.

Buat mereka yang sehari-hari berurusan dengan kemacetan, motor ini memang pas. Ukurannya yang ringkas bikin manuver jadi lincah, nyemplung ke sela-sela mobil atau cari tempat parkir sempit pun nggak pusing. Sistem operasinya juga simpel, nggak ribet. Cocok banget buat yang cari kepraktisan.

Nah, soal fitur, meski nggak neko-neko, yang ditawarkan sudah cukup mumpuni. Fitur keamanan ada, bagasi bawah jok juga lumayan buat nampung helm. Dek depannya yang rata itu praktis buat naruh barang belanjaan atau tas. Yang menarik, bobotnya yang relatif ringan bikin motor ini digemari juga oleh para perempuan. Mereka biasanya ogah ribet dengan kendaraan berat.

Namun begitu, sebelum memutuskan untuk membeli, ada satu hal penting yang sering terlupa: urusan pajak tahunan. Besarannya bisa beda-beda, lho, tergantung merek dan daerah.

Sebagai contoh, untuk wilayah DKI Jakarta, estimasi pajak tahunan Honda Vario 125 Street di tahun 2026 kira-kira begini rinciannya. PKB pokoknya sekitar Rp 330 ribu sampai Rp 334 ribu. Ditambah SWDKLLJ sebesar Rp 35 ribu.

Jadi, total yang harus disiapkan berkisar antara Rp 365.000 hingga Rp 369.000. Angka ini bisa jadi acuan, meski di daerah lain mungkin sedikit berbeda. Jadi, cek lagi ke Samsat setempat biar lebih pasti.

Intinya, skuter kecil ini memang punya daya tariknya sendiri. Hemat, lincah, dan nggak bikin pusing. Tapi, jangan lupa hitung semua aspeknya, termasuk biaya rutin seperti pajak tadi.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags