Trump: Selat Hormuz Harus Dijaga Negara Pengguna, Bukan Tanggung Jawab AS

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:35 WIB
Trump: Selat Hormuz Harus Dijaga Negara Pengguna, Bukan Tanggung Jawab AS

Tapi usulnya itu mentah. Baik sekutu tradisional seperti Inggris dan Prancis, maupun pesaing seperti China, Korea Selatan, dan Jepang, semuanya menolak. Mereka tampaknya tak tertarik.

Meski begitu, Trump tetap bersikap. Dalam postingannya, ia menawarkan bantuan dengan syarat. "Jika diminta, kami akan membantu negara-negara tersebut dalam upaya mereka di Hormuz, tetapi hal itu seharusnya tidak diperlukan setelah ancaman Iran dihilangkan," katanya.

Ia bahkan menyebut, menjaga selat itu seharusnya bukan perkara sulit bagi negara-negara pengguna. "Intinya, itu akan menjadi operasi militer yang mudah bagi mereka," klaimnya.

Sementara di medan perang, Trump memberi sinyal lain. Ia mengklaim tujuan perang AS hampir tercapai dan mengisyaratkan adanya penurunan skala operasi militer. Sebuah pernyataan yang mungkin ingin memberi kesan bahwa situasi mulai terkendali, meski di lapangan tembak masih terus berbunyi.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar