BMKG Siapkan Modifikasi Cuaca Jelang Lebaran, Antisipasi Hujan Ekstrem hingga Karhutla
Menjelang momen Lebaran, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tak tinggal diam. Mereka sudah menggelar operasi modifikasi cuaca. Tujuannya jelas: mengantisipasi dua hal yang kerap jadi masalah, yaitu hujan dengan intensitas ekstrem dan ancaman kebakaran hutan serta lahan atau Karhutla di sejumlah wilayah.
Menurut Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, upaya rekayasa cuaca ini sudah berjalan di beberapa titik di Pulau Jawa. "Operasi modifikasi cuaca saat ini berlangsung di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," jelas Faisal kepada awak media pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Namun begitu, ia menegaskan bahwa langkah ini sifatnya situasional. Tidak serta merta diterapkan terus-menerus. Aksi baru akan dijalankan jika ada indikasi kuat suatu wilayah bakal dilanda hujan yang sangat lebat.
"Ini situasional. Tergantung kondisi. Kalau melihat ada potensi hujan ekstrem, modifikasi cuaca akan segera dilakukan untuk menurunkan curah hujan sekitar 20 sampai 50 persen," ujarnya lagi.
Di sisi lain, tak semua daerah justru dikurangi hujannya. Di Riau, misalnya, operasi yang sama justru dilakukan untuk menambah curah hujan. Logikanya sederhana: dengan meningkatkan hujan, risiko kebakaran hutan dan lahan di provinsi itu bisa ditekan.
Faisal juga memberikan peringatan terkait pola musim tahun ini. Ia menyebut bahwa musim kering diprediksi akan datang lebih awal dan berlangsung lebih lama dibanding tahun lalu. "Secara umum, 2026 akan lebih kering daripada 2025," katanya.
Kondisi itu, lanjutnya, tentu butuh kewaspadaan ekstra. Bukan cuma soal kekeringan dan ancaman karhutla, tapi juga dampaknya pada kesehatan masyarakat. "Ini juga jadi upaya kita untuk menjaga swasembada pangan di Indonesia," tutup Faisal.
Artikel Terkait
Kementerian PU Targetkan 10 Ruas Tol Baru Beroperasi Fungsional untuk Nataru 2026-2027
MSCI Kembali Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, OJK Sebut Fundamental Ekonomi Jadi Daya Tarik Investor Global
Polisi Tangkap Pria di Majalaya yang Diduga Sekap dan Aniaya Kekasih hingga Buta Selama Tiga Tahun
Transjakarta Berlakukan Tarif Rp1 untuk Seluruh Layanan Hari Ini dalam Rangka HUT ke-499 Jakarta