Polandia Siap Kibarkan Bendera di Gaza, Apa Misi Rahasia Mereka?

- Jumat, 24 Oktober 2025 | 18:40 WIB
Polandia Siap Kibarkan Bendera di Gaza, Apa Misi Rahasia Mereka?

Polandia Ingin "Kibarkan Bendera" di Gaza, Dukung Solusi Dua Negara

ISLAMABAD – Radoslaw Sikorski, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Polandia, menyatakan negaranya ingin terlibat dan "mengibarkan bendera" di kawasan pesisir Gaza. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, di Islamabad pada Kamis (23/10/2025).

Sikorski menegaskan dukungan Polandia untuk solusi dua negara guna mewujudkan perdamaian di Timur Tengah. Ia menyoroti kebutuhan mendesak Gaza akan struktur pemerintahan dan bantuan keamanan dari komunitas internasional.

"Kami menyadari bahwa Gaza membutuhkan struktur pemerintahan dan membutuhkan bantuan komunitas internasional dalam menjamin keamanan dasar bagi penduduknya, agar rekonstruksi dapat dimulai, dan saya yakin Pakistan maupun Polandia akan mendukung upaya tersebut," ujar Sikorski.

Mengacu pada rencana AS untuk Gaza, Sikorski menambahkan bahwa Polandia memiliki keinginan untuk "mengibarkan bendera" sebagai bentuk dukungan. Ia mengingatkan tradisi panjang kedua negara dalam misi perdamaian PBB.

"Ide ini lebih merupakan inisiatif Arab-Islam, tetapi Polandia juga ingin setidaknya menunjukkan bendera, menunjukkan dukungan kami terhadap upaya perdamaian Presiden (AS) Donald Trump dan yang lainnya, agar pertempuran berhenti dan agar rakyat dapat pulih," jelasnya.

Kunjungan dua hari Sikorski ke Pakistan ini juga membahas peningkatan kerja sama bilateral di bidang perdagangan dan pertahanan. Polandia, menurutnya, berkepentingan dengan stabilitas dan kesejahteraan Asia Selatan.

"Kami menyambut baik semua upaya Pakistan, baik regional maupun global, yang membantu mencapai hal ini," pungkas Sikorski menutup pernyataannya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar