Pembalap Muda Indonesia Bersinar di Tengah Hujan Brasil
Veda Ega Pratama langsung tunjukkan taring. Di sesi latihan bebas pertama Moto3 Brasil, yang digelar di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, pembalap muda Indonesia itu tampil impresif. Trek basah dan sesi yang sempat tertunda satu jam gara-gara hujan deras tak menghalanginya. Ia finis sebagai pembalap Honda kedua tercepat, nangkring di posisi kedelapan. Yang menarik, ia berhasil mengungguli rival sekaligus sesama pembalap Asia Tenggara, Hakim Danish dari Malaysia.
Tantangan Lintasan Basah dan Persaingan Sengit
Hujan yang mengguyur Goiania memang bikin kondisi trek jadi makin tricky. Tapi, justru di situlah letak keuntungannya. Iklim tropis kota itu mirip dengan Indonesia, jadi Veda dan Hakim Danish merasa lebih familiar dengan grip yang licin dan tak menentu. Sesi FP1 itu jelas dimanfaatkan betul-betul untuk cari feel dan memetakan bagian trek mana yang masih nyaman buat dipacu kencang.
Keduanya terlihat terus membaik. Hakim Danish sempat memimpin di lap-lap awal dengan catatan waktu yang terus turun: 1 menit 46,208 detik, lalu 1:43,354, dan 1:41,106. Tapi Veda nggak mau ketinggalan. Ia merespon dengan perbaikan waktu konsisten, hingga akhirnya mencetak 1:38,073 detik.
Uriarte Memimpin, Veda Bertahan di Papan Atas
Awalnya, Veda sempat jadi yang tercepat dengan 1:47,326. Perlahan tapi pasti, catatannya membaik jadi 1:36,153. Performa itu cuma kalah tipis dari Brian Uriarte, sang pembalap Red Bull KTM Ajo yang memang jadi salah satu rider tercepat di trek baru ini. Saat Veda kembali ke pit, Guido Pini dari Leopard Racing sempat mencatat 1:35,153. Tapi, Uriarte langsung membalas dan memperketat persaingan dengan waktu 1:34,419.
Harus diakui, Uriarte tampil luar biasa. Ia memimpin dengan putaran-putaran cepat beruntun yang sulit ditandingi. Bahkan di sisa empat menit terakhir, ritmenya masih terjaga di kisaran 1:33 detik. Ia menutup sesi dengan catatan tercepat: 1:32,812 detik. Maximo Quiles dari CFMoto Gaviota Aspar, sang favorit juara, harus puas di posisi kedua dengan 1:33,206.
Potensi Besar untuk Balapan Esok Hari
Veda sendiri terus berusaha mengejar. Waktunya membaik jadi 1:35,232, lalu 1:34,479. Sayangnya, di sisa 1,5 menit, nasib kurang berpihak. Ia terhalang rider lain yang melaju pelan dan bendera kuning yang berkibar. Alhasil, lap terbaiknya yang 1:34,393 terpaksa dianulir. Meski begitu, posisi kedelapan yang ia raih di FP1 ini menunjukkan sesuatu yang jelas: potensinya untuk bersaing di seri kedua ini sangat besar.
Usai sesi, Veda mengaku merasa nyaman dengan kondisi yang ada.
"Iklim di sini mirip rumah, basah dan tropis. Itu sedikit keuntungan buat kami. Fokus latihan ini cuma satu: cari grip dan pahami trek. Senang bisa jadi yang tercepat dari tim Honda dan masuk sepuluh besar," ujarnya.
Secara keseluruhan, papan waktu FP1 Moto3 Brasil 2026 memang dikuasai Brian Uriarte (KTM Ajo) dengan 1:32,812. Maximo Quiles (Aspar) dan Joel Esteban (MTA) menyusul di belakang. Sementara Veda Ega Pratama mengamankan P8 dengan 1:34,485, dan Hakim Danish ada di posisi ke-13.
Hasil Lengkap FP1 Moto3 Brasil 2026:
1. Brian Uriarte (KTM Ajo) – 1:32,812
2. Maximo Quiles (Aspar) – 1:33,206
3. Joel Esteban (MTA) – 1:33,606
4. Guido Pini (Leopard) – 1:33,653
5. Cormac Buchanan (Code) – 1:33,956
6. Alvaro Carpe (KTM Ajo) – 1:34,304
7. Scott Ogden (CIP) – 1:34,454
8. Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) – 1:34,485
9. David Almansa (Intact GP) – 1:34,490
10. Marco Morelli (Aspar) – 1:34,590
... dan seterusnya hingga posisi 25.
Artikel Terkait
Liverpool Siapkan Dana Rp1,6 Triliun untuk Rekrut Nico Williams pada Musim Panas 2026
Kiandra Ramadhipa Juara Red Bull Rookies Cup Spanyol 2026, Raih Bonus Rp50 Juta dari Pengusaha Tambang
Real Madrid Incar Unai Emery untuk Gantikan Arbeloa di Tengah Krisis Trofi
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah di Red Bull Rookies Cup Spanyol, Raih Bonus Rp50 Juta