Genangan 30 Cm di Tol Jagorawi Picu Macet, TIP KM 10 Ditutup

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB
Genangan 30 Cm di Tol Jagorawi Picu Macet, TIP KM 10 Ditutup

Nirmala Hanifah


TVRINews, Jakarta – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pada Sabtu sore (21/3/2026) ternyata membawa konsekuensi serius bagi arus lalu lintas. Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta, tepatnya di sekitar KM 12, sempat tergenang air dengan ketinggian mencapai 30 sentimeter. Kejadian ini mulai dilaporkan sejak pukul 16.45 WIB.

Menurut Alvin Andituahta Singarimbun, Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), genangan itu tak bisa dihindari. Volume air yang turun dari langit dan datang dari lingkungan sekitar ternyata jauh melampaui kapasitas saluran yang ada.

“Hasil pengamatan petugas di lapangan menunjukkan, debit air yang masuk terlalu tinggi, baik dari badan tol sendiri maupun dari permukiman warga di sekitarnya. Saluran akhirnya tak kuasa menampung, air pun meluap ke jalan,” jelas Alvin, memaparkan penyebab utama kemacetan panjang yang terjadi.

Menyikapi hal ini, tim gabungan langsung bergerak. Petugas pemeliharaan dari JMTM berjibaku membersihkan sampah yang menyumbat saluran untuk memperlancar aliran. Sementara itu, kawan-kawan dari Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) turun tangan mengatur arus kendaraan yang sudah mulai tak karuan.

“Kondisi saat itu, bahu jalan plus lajur 1 dan 2 benar-benar terendam. Tidak bisa dilalui. Pengendara masih bisa memakai lajur 3 dan 4, meski harus ekstra hati-hati,” terangnya lebih lanjut.

Namun begitu, masalah tak cuma berhenti di situ. Ternyata genangan juga merembet ke Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di KM 10 arah Bogor. Penyebabnya berbeda: pompa air bersih di lokasi tersebut mengalami kerusakan.

Alvin menyebutkan, atas pertimbangan kepolisian, TIP terpaksa ditutup sementara mulai pukul 19.30 WIB. Penutupan akan berlangsung sampai semua peralatan bisa difungsikan kembali dengan normal.

“Kami selaku pengelola tentu menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini. Proses penanganan memang membutuhkan waktu, dan kami berterima kasih atas kesabaran para pengguna jalan,” pungkas Alvin menutup pernyataannya.


Editor: Redaktur TVRINews

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar