Gelombang pemudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, akhirnya mulai surut. Setelah memuncak pada Rabu (18/3), suasana terminal pada Kamis (19/3) terlihat lebih lengang. Tren penurunan ini cukup signifikan, lho.
Data yang dihimpun menunjukkan, pada Kamis kemarin hanya ada 3.464 penumpang yang berangkat. Mereka menggunakan 177 bus. Angka ini jauh lebih rendah tepatnya turun sekitar 35% dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 5.336 orang.
Meski jumlah hariannya turun, kebiasaan para pemudik ternyata tak berubah. Mereka masih lebih memilih berangkat di waktu yang gelap. Faktanya, pada shift dini hari (00.00-06.00 WIB) tanggal 19 Maret, tercatat 2.236 orang berangkat. Jumlah itu jauh mengalahkan shift siang (957 orang) dan sore-malam (hanya 271 orang).
Artinya, sekitar 64,5% pemudik di H-2 Lebaran memilih keluar Jakarta sebelum matahari terbit. Alasannya klasik: menghindari macet.
Secara keseluruhan, sejak pemantauan dimulai 11 Maret lalu, terminal ini sudah memberangkatkan 26.111 orang. Total armada yang terlibat mencapai 1.159 bus.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri dan Ajak Perkuat Kebersamaan
Kapolri Imbau Pengelola Wisata Air Prioritaskan Keselamatan Jelang Lebaran
Tiga Hafizah Terpilih di Puncak Acara Mencari Hafiz 2026 Metro TV dan Baznas DKI
Gus Poyet Sarankan Manuel Ugarte Tinggalkan Manchester United