Arus Mudik Lancar di Brebes-Tegal Meski Volume Kendaraan Capai 300 Ribu

- Rabu, 25 Maret 2026 | 23:15 WIB
Arus Mudik Lancar di Brebes-Tegal Meski Volume Kendaraan Capai 300 Ribu

Hari keempat setelah Lebaran, tepatnya Rabu 25 Maret 2026, suasana di jalur utama Brebes dan Tegal ternyata cukup lancar. Ramai sih, tapi masih bisa dikatakan lancar. Ini jadi catatan menarik mengingat volume pemudik yang balik ke kota tahun ini disebut-sebut sangat tinggi.

Kasatlantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zainurrozaq, mengakui tingginya arus kendaraan. Tapi menurutnya, semuanya masih bisa dikendalikan berkat sistem manajemen lalu lintas yang dijalankan secara terpadu.

"Operasi Ketupat Candi 2026 ini sangat meriah, terutama di jalur tol maupun arterinya. Kurang lebih keluar masuk kendaraan di wilayah Brebes ini mencapai 303.699 kendaraan yang terbagi dari roda dua, roda empat, bus, dan lain sebagainya,"

Angka itu dia dapatkan dari data Arterial Transport Management System (ATMS) Dinas Perhubungan. Ratusan ribu kendaraan telah melintas, namun situasinya tak sampai kacau.

Nah, ada satu pencapaian yang patut disorot: hilangnya kemacetan parah di Pasar Bulakamba. Titik ini dulu selalu jadi momok menakutkan bagi para pemudik. Tahun ini, kondisinya berubah total.

"Titik keramaian seperti Pasar Bulakamba yang pada tahun lalu menjadi trouble spot, saat ini alhamdulillah sudah lancar. Kami me-manage pasar tersebut bersama stakeholder terkait,"

tambah Zainurrozaq menjelaskan upaya yang dilakukan.

Meski arus dari arah timur (Semarang) sudah mulai normal, kewaspadaan tidak boleh kendur. Polisi masih siaga penuh. Mereka memperkirakan masih ada gelombang susulan pemudik yang mungkin memadati jalan pada akhir pekan, sekitar tanggal 27 atau 28 Maret.

"Kami antisipasi kembali. Tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan one way kembali jika gelombang susulan itu benar-benar terjadi,"

tegasnya.

Untuk sekarang, pemandangan di jalur arteri seperti Jalingkut Tegal atau titik Kaligangsa masih didominasi oleh barisan sepeda motor yang bergerak pelan-pelan menuju Jakarta. Pesan untuk pengendara tetap sama: fokus dan ikuti arahan petugas di lapangan. Perjalanan masih panjang, keamanan dan kelancaran harus jadi prioritas utama.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar