Kemdiktisaintek Dorong Perguruan Tinggu di Kalimantan Manfaatkan IKN sebagai Laboratorium Hidup Terbesar

- Minggu, 10 Mei 2026 | 04:15 WIB
Kemdiktisaintek Dorong Perguruan Tinggu di Kalimantan Manfaatkan IKN sebagai Laboratorium Hidup Terbesar

Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur membuka peluang besar bagi pengembangan pendidikan tinggi yang terintegrasi dengan kawasan pusat pemerintahan baru tersebut. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menilai potensi ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk menciptakan ekosistem akademik yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco, menyebut IKN sebagai laboratorium hidup terbesar di Indonesia. Menurutnya, keberadaan ibu kota baru harus menjadi momentum bagi perguruan tinggi di Kalimantan untuk memperkuat kolaborasi riset, magang, hingga program kuliah kerja nyata (KKN) tematik.

"IKN sedang dibangun, dan sebagai laboratorium hidup terbesar di Indonesia," ujar Badri di Sepaku, Penajam Paser Utara, Sabtu.

Ia menjelaskan, terdapat tiga strategi utama yang perlu diperkuat oleh perguruan tinggi. Pertama, kolaborasi akademik yang berdampak langsung pada pembangunan. Kedua, kerja sama produktif dengan industri dan mitra pembangunan. Ketiga, penguatan talenta dan tata kelola pendidikan tinggi yang berkualitas.

"Perguruan tinggi dapat berkontribusi mewujudkan Indonesia yang semakin berkelanjutan dengan IKN sebagai role model," kata Badri.

Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menekankan pentingnya kejelasan peran masing-masing pihak dalam membangun ekosistem pendidikan di Kalimantan. Ia menyebut peningkatan mutu perguruan tinggi dan penguatan riset melalui kerja sama dengan IKN menjadi kunci utama dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) dan sistem pendidikan masa depan.

"Tentu saja semua itu dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi," ujar Hetifah.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat terwujudnya SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Dari sisi Otorita IKN, Sekretaris Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyasto berharap kerja sama dengan perguruan tinggi di Kalimantan dapat melahirkan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan masa depan. Otorita IKN bersama perguruan tinggi se-Kalimantan secara bersama-sama membangun ibu kota baru sebagai kota yang benar-benar untuk masyarakat.

"Kolaborasi ini diharapkan melahirkan kurikulum yang sesuai kebutuhan masa depan dan memperkuat peran IKN sebagai pusat pengembangan SDM," kata Bimo.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar