Polisi Tangkap Driver Taksi Online Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Jakarta

- Jumat, 03 April 2026 | 11:50 WIB
Polisi Tangkap Driver Taksi Online Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Jakarta

Kejadian yang membuat geram itu bermula dari sebuah perjalanan taksi online di Jakarta Pusat. Seorang driver diduga menggerayangi penumpang perempuan yang ada di kursi belakang. Rekaman mencekam itu pun ramai beredar, memicu aksi cepat dari polisi.

Dalam video yang viral itu, terlihat si pengemudi, sambil tetap menyetir, tangannya meraba korban. Sang penumpang, yang jelas ketakutan, berusaha menghindar dan menjauh ke sudut jok. Namun begitu, ia berhasil lolos justru saat mobil itu berhenti di sebuah tempat yang sepi.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 14 Maret 2026. Korban memesan taksi online seperti biasa. Tapi di tengah jalan, sang driver mulai bersikap mencurigakan.

"Terduga pelaku diduga memanfaatkan profesinya sebagai driver online untuk memperoleh akses terhadap korban," jelas Budi Hermanto, Kamis (2/4/2026).

"Dalam perjalanan, pelaku membangun komunikasi, lalu mengubah situasi hingga korban berada dalam posisi rentan sebelum akhirnya diduga melakukan perbuatan cabul di dalam kendaraan."

Dia melanjutkan, pelaku sengaja membawa mobil ke lokasi sepi untuk melakukan aksinya. Beruntung, korban sempat merekam dan berusaha melawan. Upayanya tak sia-sia, ia akhirnya bisa keluar dari mobil itu.

Video itulah yang kemudian jadi bukti kuat. Polisi langsung bergerak. Mereka memeriksa korban, menghimpun keterangan, dan melacak si pelaku. Usaha itu membuahkan hasil.

"Pada Rabu, 1 April 2026, terduga pelaku diamankan di wilayah Rangkapan Jaya, Depok, saat berada di dalam kendaraannya," ujar Budi.

Sekarang si pelaku menghadapi proses hukum. Jeratannya cukup berat: Pasal 414 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 5 juncto Pasal 6 juncto Pasal 4 UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang TPKS.

Budi Hermanto menegaskan komitmen Polda Metro Jaya untuk menindak tegas kekerasan seksual. Pesannya jelas: masyarakat jangan ragu melapor jika mengalami atau melihat hal serupa. Layanan darurat 110 selalu siap.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar