Namun begitu, ceritanya agak berbeda di sisi konsumsi. Penjualan ritel barang konsumsi China memang masih tumbuh, tapi angkanya lebih modest. Pada periode yang sama, penjualan ritel hanya naik 2,8 persen secara tahunan.
Meski terkesan tipis, angka ini sebenarnya sudah menunjukkan perbaikan. Laju pertumbuhannya 1,9 poin persentase lebih cepat ketimbang catatan di Desember tahun lalu. Jadi, meski belum spektakuler, trennya mulai mengarah ke sana.
Secara keseluruhan, data awal 2026 ini memberikan sinyal positif bagi perekonomian China. Industri tetap menjadi mesin penggerak yang tangguh, sementara konsumsi dalam negeri perlahan mulai bangkit.
Artikel Terkait
ASDP Terapkan Sistem Satu Arah 4,5 Km untuk Atasi Antrean Horor di Pelabuhan Gilimanuk
Hashim Beberkan Respons ke Prabowo Soal Kelambatan Program 3 Juta Rumah
Kesulitan Tiket, Pemudik Pilih Berangkat Lebih Awal Jelang Lebaran
Telkom dan Huawei Jalin Kerjasama Pengembangan Data Center di MWC Barcelona