Bareskrim Polri akhirnya merilis hasil uji laboratorium untuk kasus daging domba impor kedaluwarsa yang sempat gegerkan Tangerang. Ternyata, dugaan awal benar. Daging sitaan itu benar-benar sudah tak layak santap. Perubahan fisik dan kualitasnya di luar batas aman.
Kombes Setyo K Heriyatno, Kasubdit I Dittipidter Bareskrim, membeberkan detailnya. Pengujian sampel barang bukti itu dilakukan bareng dua lembaga di bawah Kementerian Pertanian, yaitu Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan.
"Uji organoleptik menunjukkan warna daging sudah tidak normal, berbau tidak khas daging atau apek dan tengik, serta derajat keasaman pH tinggi di atas normal,"
kata Setyo dalam jumpa pers di Cikupa, Senin (16/3/2026).
Semua pemeriksaan mengacu pada Standar Nasional Indonesia. Dan hasilnya jelas: daging ini gagal total. Tidak boleh diedarkan, apalagi dikonsumsi.
Lantas, apa penyebabnya? Menurut Setyo, sederhana saja: waktu penyimpanan yang kelewat lama. Daging-daging ini sudah lewat masa kedaluwarsa.
"Penyebab waktu penyimpanan daging yang terlalu lama. Jadi kesimpulan, sehingga tidak dapat diedarkan dan tidak layak dikonsumsi oleh masyarakat,"
ungkapnya.
Jumlah barang buktinya pun tak main-main. Bareskrim menyita total sekitar 12,9 ton daging domba asal Australia yang kedaluwarsa. Barang ini ditemukan tersebar di tiga truk boks dan dua gudang tersembunyi di kawasan Batuceper dan Cikupa.
Yang lebih memprihatinkan, sebagian dari stok busuk itu ternyata sudah bocor ke pasar. Penyidik menemukan bukti penjualan, salah satunya di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta.
"Jadi 14.000 kilogram (14 ton) ini terbagi menjadi tiga tahap. Yang pertama 1,6 (ton) dijual ke (pasar) Kebayoran Lama. Kemudian 9 ton lagi ditangkap oleh Resmob kemarin, dan sisanya masih ada sisa di gudang, jadi kita masih amankan,"
jelas Setyo merinci perjalanan daging kadaluarsa itu.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi