“Anak-anak kita di tempat-tempat terpencil tidak perlu lagi duduk di kelas dengan pakaian basah, pulang dari sekolah dengan pakaian basah,” sambungnya.
Manfaatnya jelas terasa. Dengan ukuran yang memadai, mobilitas warga kini jauh lebih lancar. Prabowo menegaskan, proyek seperti ini justru sangat strategis bagi pemerintahannya. Ia ingin menekankan bahwa kepentingan rakyat, sekecil apapun itu, harus diutamakan.
“Saudara-saudara sekalian, inilah artinya bahwa sesungguhnya jembatan gantung di daerah terpencil yang hanya sekian meter lebarnya dan hanya sekian meter panjangnya, sesungguhnya jembatan itu adalah strategis bagi pemerintah yang saya pimpin. Bahwa kepentingan rakyat adalah yang paling kita utamakan,” jelasnya.
Sebuah langkah konkret. Dua ratus delapan belas jembatan itu kini bukan hanya penghubung geografis, tapi juga penghubung harapan.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif sebagai Tersangka Baru Kasus Pemerasan
BNI Bagikan Dividen Rp13,03 Triliun dan Rencanakan Buyback Saham
Korban Tewas Konflik Iran Capai 1.255 Jiwa, Termasuk 168 Anak di Sekolah Dasar
Menteri Keuangan Tinjau Tanah Abang, Klaim Daya Beli Masih Kuat