Menurutnya, dukungan ke sektor perumahan nggak cuma fokus pada sisi konsumsi. Produksi juga jadi perhatian. Dengan membiayai pelaku usaha bahan bangunan, kontraktor kecil, hingga distributor lokal, KPP diharapkan bisa menciptakan ekosistem perumahan yang sehat dan sekaligus menggerakkan ekonomi di daerah.
Apresiasi pun datang dari pemerintah. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan peran BRI sangat krusial untuk kesuksesan program perumahan rakyat.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BRI. Komitmen mereka memastikan KUR Perumahan terserap dengan sangat baik. Hingga kini, BRI adalah bank penyalur terbesarnya. Dukungan ini strategis sekali untuk memperkuat program perumahan rakyat. Terima kasih Pak Dirut, Pak Hery,” kata Maruarar.
Sebagai informasi, KPP sendiri adalah fasilitas pembiayaan yang dapat subsidi pemerintah. Tujuannya menggerakkan ekonomi dan aktivitas UMKM, baik dari sisi permintaan maupun penawaran, khususnya di sektor bahan bangunan dan konstruksi. Skema ini punya efek ganda: selain membantu masyarakat punya rumah, juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah lewat multiplier effect-nya.
Ke depannya, BRI berencana terus mengakselerasi penyaluran KPP. Tentu saja, prinsip kehati-hatian, tata kelola baik, dan manajemen risiko yang ketat tetap dipegang teguh. Dengan langkah-langkah itu, mereka optimis bisa pertahankan posisi puncak sebagai penyalur KPP terbesar. Sekaligus, ini semakin menegaskan peran mereka sebagai bank yang selalu hadir memberikan solusi keuangan bagi masyarakat dan mendukung pembangunan ekonomi Indonesia jangka panjang.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Tinjau Tanah Abang, Klaim Daya Beli Masih Kuat
Menteri Keuangan G7 Gelar Rapat Darurat Bahas Pelepasan Cadangan Minyak
Polda Metro Jaya Sediakan Layanan Titip Kendaraan Gratis untuk Mudik Lebaran 2026
Menteri Keuangan Kunjungi Tanah Abang, Tanggapi Harapan Pedagang Jelang Lebaran