Baginya, momen seperti ini adalah cerminan nyata Jakarta. Sebuah kota yang hidup dalam keberagaman.
"Itulah menunjukkan bahwa Jakarta keberagaman menjadi hal yang keseharian kita. Karena memang Jakarta ini multikultur, multietnik, dan semuanya harus mendapatkan ruang, tempat untuk bisa mengekspresikan apa yang mereka yakini," tuturnya.
Pernyataannya itu seperti menemukan bentuknya di lapangan. Di tengah guyuran hujan, yang terjadi justru perpaduan unik: tradisi Bali yang meriah, semangat ibu kota yang tak kenal lelah, dan kebersamaan warga yang sederhana. Mereka semua bertahan, menyaksikan, merayakan. Bukti bahwa ruang ekspresi itu memang nyata adanya.
Artikel Terkait
Joey Pelupessy Beri Stabilitas, SK Lommel Imbangi Kortrijk
Menteri PU Buka Suara Soal Mundurnya Dua Dirjen, Tersangkut Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Berat
Israel dan AS Serang Iran, Korban Jiwa Berjatuhan dan Balasan Hantam Tel Aviv
Trump Perluas Serangan ke Iran, Tuntut Penyerahan Tanpa Syarat