"Jadi SOP-nya adalah percobaan dulu," jelas Diana. "Dari 1.200 nanti ditingkatkan apabila memang kita lebih mampu, dan seterusnya sampai dengan 3.000."
Diharapkan, model pengelolaan di dapur percontohan ini bisa jadi contoh bagi dapur-dapur MBG lainnya. Poin utamanya adalah menjaga kualitas layanan dan ketepatan pengelolaan operasional sehari-hari.
Di sisi lain, Diana menilai program MBG ini bukan program biasa. Ini adalah program prioritas pemerintah yang punya dampak langsung pada gizi anak-anak. Karena itu, Kadin DKI berkomitmen penuh untuk menjalankan dapur ini dengan standar terbaik yang bisa mereka capai.
Operasional yang sudah berjalan dua minggu ini dianggap sebagai langkah awal yang positif. Ke depannya, semua akan dievaluasi untuk perluasan yang lebih masif.
Artikel Terkait
Lebih dari 14 Ribu Jamaah Umrah Indonesia Dipulangkan Imbas Ketegangan di Timur Tengah
APBN Defisit Rp135,7 Triliun, Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen
Menkeu Siapkan Penghematan Anggaran Hadapi Ancaman Defisit Akibat Harga Minyak
Menteri Keuangan Siapkan Skenario Antisipasi Defisit Jika Harga Minyak Capai USD92