Pandangan serupa datang dari Presiden PKS, Al Muzzammil Yusuf. Ia menambahkan, Prabowo tak hanya bicara soal energi. Krisis pangan dan soliditas elite nasional juga menjadi pokok pembahasan yang dianggap krusial.
“Intinya bagaimana kesiapan kita menghadapi krisis itu. Beliau menjelaskan tentang kesiagaan pangan, kesiagaan energi, dan dialog elite. Insya Allah beliau sendiri akan menyampaikan sikap resmi kepada publik,” jelas Muzzammil.
Selain Iran, ada satu topik lain yang mengemuka: Dewan Perdamaian atau Board of Peace untuk Palestina. Muzzammil mengungkapkan, Prabowo secara terbuka membahas opsi ini.
Dalam penilaian Presiden, Board of Peace mungkin bukan solusi yang sempurna. Namun di tengah situasi yang ada, itu dianggap sebagai jalan paling realistis untuk membawa perdamaian jangka panjang di tanah Palestina. “Dari penjelasan Pak Prabowo tentang Board of Peace itu adalah penjelasan yang mungkin telah Pak Prabowo sampaikan kepada MUI dan ormas Islam,” katanya.
Pertemuan yang berlangsung beberapa jam itu akhirnya berakhir. Meski belum ada pernyataan resmi yang dirilis, nuansa yang terasa adalah keseriusan. Pemerintah tampaknya sedang menyusun langkah, mengajak seluruh komponen bangsa untuk waspada menghadapi ketidakpastian dunia.
Artikel Terkait
Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
Serangan AS ke Iran Habiskan Rp13 Triliun dalam 24 Jam
IMF Peringatkan Konflik Iran-AS dan Israel Ancam Stabilitas Ekonomi Global
Prabowo Segera Hubungi Pemimpin Teluk Usai Serangan AS-Israel ke Iran