Suasana tegang di perbatasan Lebanon-Israel kembali memanas pada hari Minggu. Menurut laporan, kelompok Hizbullah meluncurkan sejumlah rudal dari wilayah Lebanon menuju Israel. Serangan ini bukanlah insiden biasa, melainkan sebuah aksi yang secara langsung terkait dengan ketegangan yang sedang meledak di kawasan itu.
Di sisi lain, aksi tembak-menembak ini terjadi di tengah situasi yang sudah sangat panas. Sejak hari Sabtu, sekutu utama Hizbullah, yaitu Iran, menjadi sasaran serangan gabungan dari Israel dan Amerika Serikat. Dengan menembakkan rudal, Hizbullah jelas hendak menunjukkan solidaritas dan memberikan dukungan militer kepada Tehran. Langkah ini, tak pelak, memperluas cakupan konflik yang tadinya lebih terfokus, dan berpotensi besar menggoyahkan pondasi stabilitas di Lebanon sendiri.
“Sebuah proyektil yang melintasi dari Lebanon ke wilayah Israel dicegat oleh Angkatan Udara Israel,” begitu bunyi pernyataan resmi militer Israel.
Artikel Terkait
Inflasi Februari 2026 Capai 0,68%, Didorong Kenaikan Harga Pangan
Jenazah Try Sutrisno Disalatkan di Masjid Sunda Kelapa Sebelum Dimakamkan di Kalibata
Wapres Keenam RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD
Ali Larijani, Operator Kunci di Balik Layar Pasca Kematian Khamenei