Dalam rapat di Komisi III DPR kemarin, suasana cukup tegang. Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati, membongkar temuan mereka soal kasus yang menyayat hati: kematian bocah NS di Sukabumi. Bocah itu diduga menjadi korban penganiayaan ibu tirinya. Tapi, LPSK tak cuma menyoroti sosok ibu tiri. Mereka justru meminta polisi jeli mengamati sang ayah, yang berinisial AS.
Menurut Sri, ayah korban ini ternyata anggota geng. Ia punya catatan buruk, kerap mengancam mantan istrinya, Lisnawati.
Ujarnya dalam RDPU di Senayan, Jakarta, Senin lalu.
Nah, di sisi lain, LPSK mendesak polisi untuk menelusuri latar belakang AS lebih dalam. Dari hasil wawancara mendalam dengan sejumlah pihak, tim mereka mendapati fakta yang lebih pahit. Kekerasan terhadap NS ternyata bukan hal baru. Bukan cuma terjadi belakangan ini.
“Dari hasil wawancara tim pada saat setelah asesmen kami mendapatkan beberapa informasi yang salah satunya adalah kami menduga dan kami mendesak juga kepolisian penyidik untuk mengecek background dalam latar belakang dari ayah Nizam,” tegas Sri.
Artikel Terkait
Hujan Guyur Prosesi Pemakaman Terakhir Try Sutrisno di TMP Kalibata
DPR Desak Pemerintah Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah bagi Jemaah Umrah
Penerbangan Makassar-Jeddah Tetap Normal di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Militer untuk Try Sutrisno di TMP Kalibata