Jakarta diguncang kabar duka dari Teheran. Korps Garda Revolusi Iran, atau IRGC, baru saja mengeluarkan pernyataan keras. Mereka bersumpah akan membalas dendam atas kematian pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei. Intinya jelas: pihak yang bertanggung jawab tak akan dibiarkan lolos begitu saja.
“Tangan balas dendam bangsa Iran…tidak akan membiarkan mereka lolos,” begitu bunyi pernyataan resmi IRGC yang dilansir kantor berita Fars, Minggu (1/3/2026).
Tak cuma soal balas dendam, pernyataan itu juga menegaskan kesiapan korps elite ini untuk berdiri tegak. Mereka berjanji akan menghadapi apa pun yang disebut sebagai “konspirasi domestik dan asing” dengan gigih.
Di sisi lain, nada duka cita yang mendalam juga sangat terasa. IRGC menyatakan kehilangan yang amat besar. “Kita telah kehilangan seorang pemimpin besar dan kita berduka atas kepergiannya,” tulis mereka, seperti dikutip Fars.
Lebih jauh, pernyataan itu menyiratkan sebuah narasi heroik. Kematian Khamenei digambarkan bukan sebagai kekalahan, melainkan legitimasi. “Kemartiran Khamenei di tangan teroris paling kejam dan algojo kemanusiaan adalah tanda legitimasi pemimpin besar ini,” tegasnya, menekankan pengabdian sang Ayatollah.
Artikel Terkait
Presiden Iran Ancam Balas Dendam ke AS dan Israel Usai Kematian Khamenei
Protes di Times Square dan Serangan Balasan Iran Menyusul Eskalasi Militer AS-Israel
Serangan Drone di Dubai, 700 Penerbangan Dibatalkan dan Warga Diminta Berlindung
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Udara AS-Israel, Iran Balas Serang