Namun begitu, situasi di lapangan masih memerlukan perhatian. Sekitar 900 WNI lainnya masih menunggu di fasilitas penampungan sementara. KBRI Phnom Penh bersama otoritas setempat berusaha mengoordinasi layanan untuk mereka.
Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, mengakui tekanan yang dihadapi. Fasilitas yang ada mulai kewalahan.
“Jumlah yang melapor ke KBRI masih lebih besar ketimbang yang berangkat pulang. Kalau begini terus, penampungan sementara bisa overcapacity,” jelas Santo.
Meski dengan segala keterbatasan, upaya tetap difokuskan pada kesejahteraan WNI yang tertahan.
“Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama menunggu proses kepulangan,” tegas Dubes Santo.
Artikel Terkait
Sekretaris Kabinet Tegaskan Makan Bergizi Gratis Tak Kurangi Anggaran Pendidikan Lain
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 untuk 70 Ribu Lulusan Baru
Gubernur DKI Gratiskan Transportasi Umum Saat Lebaran 2026
Politisi PDIP Kritik Nepotisme, Nilai Gugatan Larangan Keluarga Presiden Maju Pilpres Lemah