“Seperti yang sudah kita lihat semuanya, memang kita juga harus adil bahwa Persija bermain cukup bagus terutama dari sisi transisinya,” katanya.
Rasa kecewa pasti ada. Tapi bagi Hendri, ada hal positif yang bisa diambil dari kekalahan ini. Mentalitas pemainnya untuk bangkit dan mencetak dua gol di babak kedua adalah modal berharga. Mereka menunjukkan mereka tidak menyerah.
“Pada babak kedua, ada perubahan taktikal dan saya pikir cukup berhasil. Tentu kami kecewa dengan hasil ini. Akan tetapi, seperti inilah sepak bola, kadang apa yang kita inginkan tidak sesuai dengan kenyataan,” imbuhnya.
Kini, perhatian harus segera dialihkan. Malut United tak punya waktu lama untuk meratapi kekalahan. Mereka akan bertandang ke markas Madura United pada pekan ke-24, Selasa 3 Maret mendatang. Pertarungan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan itu jadi ujian berikutnya untuk membuktikan mereka sudah bangkit.
Artikel Terkait
Billy Mambrasar Mundur dari Beasiswa LPDP, Beri Kesempatan ke Anak Bangsa Lain
Pelatih Persija: Fokus pada Konsistensi, Bukan Pergerakan Rival
Pelajar di Kutai Kartanegara Tikam Teman Sekelas Diduga Akibat Bullying
Imsak Jakarta Hari Ini Pukul 04.32 WIB, Disusul Subuh 04.42