“Seperti yang sudah kita lihat semuanya, memang kita juga harus adil bahwa Persija bermain cukup bagus terutama dari sisi transisinya,” katanya.
Rasa kecewa pasti ada. Tapi bagi Hendri, ada hal positif yang bisa diambil dari kekalahan ini. Mentalitas pemainnya untuk bangkit dan mencetak dua gol di babak kedua adalah modal berharga. Mereka menunjukkan mereka tidak menyerah.
“Pada babak kedua, ada perubahan taktikal dan saya pikir cukup berhasil. Tentu kami kecewa dengan hasil ini. Akan tetapi, seperti inilah sepak bola, kadang apa yang kita inginkan tidak sesuai dengan kenyataan,” imbuhnya.
Kini, perhatian harus segera dialihkan. Malut United tak punya waktu lama untuk meratapi kekalahan. Mereka akan bertandang ke markas Madura United pada pekan ke-24, Selasa 3 Maret mendatang. Pertarungan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan itu jadi ujian berikutnya untuk membuktikan mereka sudah bangkit.
Artikel Terkait
CEO Danantara Tinjau Teknologi Mobil Otonom di Fasilitas EVE Energy China
BPOM Perluas Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Berisiko Tangani KLB
Gubernur DKI Sarankan Bungkus Daun Pisang di Tengah Lonjakan Harga Plastik
Perundingan AS-Iran di Islamabad Berakhir Deadlock, Isu Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Ganjalan