Masalah Liverpool: Analisis Kekalahan Beruntun dan Rapuhnya Pertahanan
Harry Maguire, Patrick Dorgu, dan satu pemain Manchester United lainnya berdiri bebas di lini belakang Liverpool. Ketiganya bersiap menyambut umpan Bruno Fernandes. Maguire sukses menanduk bola ke gawang Mamardhasvilli, mencetak gol kemenangan bagi Setan Merah.
Kemenangan 2-1 Manchester United atas Liverpool di Anfield ini mengakhiri tren buruk mereka yang sudah berlangsung hampir sembilan setengah tahun. Bagi Liverpool, kekalahan ini menjadi alarm bahaya. Dari empat laga terakhir, mereka mengalami tiga kekalahan, termasuk dari Brentford dan Crystal Palace.
Struktur Pertahanan Liverpool yang Rapuh
Lini belakang Liverpool menunjukkan kelemahan signifikan dalam beberapa laga terakhir. Statistik menunjukkan dalam tujuh pertandingan, gawang The Reds kebobolan 14 kali, dengan rata-rata dua gol per laga.
Beberapa masalah pertahanan Liverpool yang mencolok:
- Kesulitan menghadapi serangan balik lawan, seperti yang terlihat saat kebobolan dari Antoine Semenyo
- Vulnerabilitas di kedua sisi pertahanan, terutama melalui Milos Kerkez
- Ketidakmampuan mengantisipasi umpan silang, yang menyebabkan gol dari Maguire, Nketiah, dan Outara Dango
Krisis Bek Kanan dan Absennya Pengaruh Alexander-Arnold
Ketidakhadiran Trent Alexander-Arnold terasa sangat berpengaruh pada permainan Liverpool. Tanpa TAA, Liverpool kehilangan:
- Kemampuan mengirim umpan-umpan langsung yang mematikan
- Pemain yang bisa membelah pertahanan lawan dengan akurasi tinggi
- Suplai umpan konsisten untuk Mohamed Salah dalam serangan balik
Pelatih Arne Slot tampak kesulitan menemukan pengganti yang tepat di posisi bek kanan. Beberapa pemain seperti Connor Bradley, Jeremie Frimping, dan Dominik Szoboszlai telah dicoba, namun belum ada yang memberikan kontribusi optimal baik di sektor pertahanan maupun serangan.
Artikel Terkait
PSG Pastikan Tiket Final Liga Champions Usai Imbang 1-1 Lawan Bayern Munich
PSG ke Final Liga Champions Usai Tahan Imbang Bayern Munich 1-1
Pearly Tan Pastikan Comeback di Malaysia Masters 2026 Usai Cedera Punggung
Verstappen Sebut Lini Tengah F1 GP Miami 2026 “Hutan” Usai Duel Sengit dengan Sainz