BANGKOK – Kejutan terjadi di semifinal Thailand Masters 2026. Moh Zaki Ubaidillah, pemain muda yang mungkin belum terlalu dikenal, justru menaklukkan Alwi Farhan, sang juara Indonesia Masters, dengan dua gim langsung. Skor akhirnya 21-18 dan 21-14. Kemenangan ini tentu saja manis, sekaligus tiket emas menuju babak puncak.
Di dalam Nimbutr Arena yang ramai, Sabtu sore itu, Alwi Farhan awalnya tampil percaya diri. Permainannya efektif banget. Dia mengandalkan serangan cepat dan pukulan menyilang yang tajam, langsung membangun keunggulan lima poin. Saat jeda interval gim pertama tiba, Alwi sudah unggul nyaman 11-6. Situasi terlihat sulit untuk Ubed.
Namun begitu, segalanya berubah setelah rehat pendek itu.
Ubed, panggilan akrab Zaki Ubaidillah, bangkit dengan energi berbeda. Pemain 18 tahun asal Jawa Timur ini seperti menemukan ritmenya. Permainan cepatnya mulai menyulitkan Alwi. Poin demi poin ia raih, perlahan mengejar ketertinggalan. Di pengujung gim pertama, ia berhasil membalikkan keadaan dan akhirnya menutup set pertama dengan skor 21-18. Sorak penonton memecah arena.
Memasuki gim kedua, momentum jelas sudah berpindah. Ubed bermain jauh lebih agresif dan percaya diri. Alwi, di sisi lain, terlihat kewalahan. Ia kesulitan membaca arah permainan Ubed yang semakin beringas. Keduanya sempat terlibat kejar-kejaran poin yang ketat, tapi Ubed tetap bisa memimpin 11-8 saat interval.
Setelah istirahat sejenak, Ubed tidak memberi celah. Ia terus menjaga konsistensi dan tekanan. Alwi berusaha bangkit, tapi sepertinya sudah kehabisan strategi. Akhirnya, dengan pukulan penutup yang mantap, Ubed memastikan kemenangannya di gim kedua dengan skor 21-14.
Laga selesai. Ubed mengepalkan tangan, wajahnya penuh relief. Kemenangan ini bukan sekadar lolos ke final, tapi juga pernyataan. Sebuah pertanda bahwa nama Moh Zaki Ubaidillah siap diperhitungkan di panggung bulu tangkis dunia.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares